Adapun pengertian najis dalam ajaran Islam yaitu kotoran yang bagi setiap muslim wajib menyucikan diri dan menyucikan apa saja yang dikenainya. Najis harus dibersihkan karena ia adalah sumber segala penyakit.

Najis terdiri dari: Read the rest of this entry »

Menjaga Kebersihan Air

Posted: April 30, 2017 in Sains

Air merupakan tempat berkembang bagi beberapa serangga yang merupakan penularan penyakit. Air yang merupakan salah satu unsur alam yang harus ada di dalam lingkungan manusia akan menjadi media yang baik bagi serangga untuk berkembang biak. Beberapa penyakit yang disebarkan oleh serangga antara lain: malaria, yellow fever, dengue, trypanosomiasis,. Nyamuk Aedes Agypti yang merupakan penular penyakit demam berdarah berkembang biak dengan mudah bila dilingkuangan tersebut terdapat air. Read the rest of this entry »

Jenis-Jenis Air

Posted: April 16, 2017 in Sains
Tags: , , , ,

Air bersih adalah air yang memenuhi syarat-syarat syar’I dan kesehaan. Syarat-syarat syar’I adalah air yang suci dan menyucikan yang tidak berubah warna dan rasanya serta tidak berbau. Sedangkan air bersih  menurut syarat-syarat kesehatan secara garis besar adalah air yang tidak berwarna (bening dan tembus pandang), tidak berubah rasanya dan tidak berubah baunya, serta tidak mengandung zat-zat dan kuman yang mengganggu kesehatan. Read the rest of this entry »

Nabi Muhammad S.A.W. terlahir di Jazirah Arab. Jika menelisik pada peta dunia modern, maka letaknya tepat di Arab Saudi. Ketika Islam turun ditanah Arab, maka secara otomatis Islam disampaikan oleh nabi yang berbangsa Arab dan berbicara dengan menggunakan bahasa Arab, serta objek dakwahnya ketika itu pun orang-orang Arab.

Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab dan disampaikan melalui lisannya orang Arab. Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur, tidak turun sekejap 6000-an ayat, agar umat Islam saat itu bisa mudah mempelajari dan menghapal Al-Quran. Ketika Abu Bakar menjadi khalifah, maka dimulai upaya pembukuan Al-Quran. Oleh karena Al-Quran berbahasa Arab, maka dalam pembukuannya pun secara otomatis menggunakan aksara Arab. Kalau kita sering menemukan buku yang menuliskan Al-Quran dalam aksara latin, maka keakuratan lafaznya tidak mendekati 100%. Jika pelafazan Al-Quran tidak akurat, maka arti dan maknanya pun menjadi tidak akurat.

Bahasa dan aksara sangat erat melekat pada identitas suatu bangsa. Jadi Islam tidak bisa seutuhnya lepas dari budaya Arab, karena Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam menggunakan bahasa Arab. Jika tidak berbahasa Arab, maka tidak bisa disebut sebagai Al-Quran. Sehingga sangat sulit jika Islam harus dipisahkan dari budaya Arab karena kitab pedoman agama Islam berbahasa Arab; nabinya lahir, hidup, dan wafat di Arab; bahkan kemudian Islam disebarluaskan oleh sahabat-sahabat nabi yang sebagian besarnya merupakan orang Arab.

Islam datang tidak untuk melenyapkan budaya-budaya lokal, karena manusia memang diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 13. Jadi keanekaragaman budaya sudah disadari oleh Islam dan tidak ada upaya penyeragaman budaya oleh Islam. Islam membolehkan masing-masing bangsa dengan bahasanya, pakaiannya, aksaranya, makanannya, mata pencahariannya, adatnya, peralatannya, pola hidupnya, selama tidak bertentangan dengan ajaran Al-Quran.

Justru menjadi pertanyaan mengapa sekarang kita harus phobia dengan budaya Arab, sementara kita membuka lebar kran modernisasi yang pada dasarnya berasal dari Amerika dan Eropa. Kita pun tidak memprotes bermunculannya  film dan drama Jepang, Korea, atau India yang sering tayang di televisi nasional. Tidak ada demo menolak jepangisasi atau koreanisasi budaya Indonesia.

Yang muncul akhir-akhir ini adalah justru ada standar ganda dan upaya diskriminasi dari oknum politisi, artis, dan media terhadap budaya Arab. Jika seorang muslim bersorban atau muslimah bercadar, maka dianggap radikalis garis keras. Namun jika ada muslim yang menggunakan jas atau muslimah memakai rok mini, maka dikesankan elegan. Jika ada pelajar yang belajar di pesantren, dikesankan kolot dan kuno. Namun jika pelajar yang belajar di sekolah umum, dikesankan intelek dan modern. Kesan yang diciptakan begitu diskriminatif. Padahal bangsa yang pernah menjajah Indonesia berasal dari bangsa Barat. Mereka juga yang kini begitu rakus mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia. Jadi dosa besar apa dari bangsa Arab kepada bangsa ini? Bahkan tidak sedikit orang Indonesia yang bekerja di negara-negara Arab. Banyak pula pelajar Indonesia yang mendapat beasiswa dari negara-negara Arab untuk belajar disana. Ketika bangsa ini terkena bencana, negara-negara Arab pun memberikan bantuan dengan nominal yang tidak sedikit.

Jadi, kita harus adil dalam menyikapi sesuatu. Jika kini sejumlah negara Arab terjadi peperangan dan seperti neraka dunia, nyatanya pun banyak negara-negara Barat yang ikut campur dalam konflik tersebut. Dan tidak bisa dipungkiri, jika sejumlah negara Arab mulai nampak semakin modern, disitu juga ada campur tangan dari negara-negara Barat. Negara-negara Barat pun tidak seluruhnya penjahat, karena secara fakta, bangsa ini juga banyak memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang mereka kembangkan. Kalau kita bisa adil bersikap terhadap budaya Barat, mengapa tidak bersikap adil terhadap budaya Arab?

Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa orang yang paling takut pada Allah adalah ulama. Ulama merupakan orang yang paling mengenal Allah, serta paling mengetahui sifat-sifat dan syariat-Nya. Ulama menjadi sosok yang teguh dan kukuh dalam menjalankan dan memperjuangkan syariat-Nya, serta orang yang paling bersemangat dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar (mengajak pada yang baik dan mencegah pada yang buruk). Read the rest of this entry »

Keutamaan Ulama

Posted: February 16, 2017 in Pemikiran

Sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia, pengaruh kepemimpinan ulama sangat kuat ditengah umat. Ulama menjadi ujung tombak kepemimpinan dan sumber rujukan ditengah krisis kepercayaan pada kepemimpinan yang selama ini didominasi kalangan politisi.

Namun akhir-akhir ini, kritikan terhadap ulama tidak sedikit jumlahnya. Tentu wajar di era demokrasi ini seseorang dikritik, meski sekelas ulama sekalipun, selama pengkritiknya berada pada level yang sama. Sayangnya, kebanyakan pengkritik para ulama adalah kalangan awam yang tidak memiliki latar belakang pendidikan agama. Jika kita membaca biografi para ulama, mereka semenjak kecil sudah dibimbing oleh orang tuanya untuk fokus mempelajari agama. Jadi seorang ulama memang seumur hidupnya dihabiskan untuk mempelajari dan mendakwahkan agama. Coba bandingkan dengan para pengkritik yang mempelajari agama hanya bermodal mesin pencari google. Tentu cara pemahaman dan interpretasi mereka akan sangat dangkal dibandingkan ulama yang selama proses pembelajarannya dibimbing oleh para ulama juga. Read the rest of this entry »

Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatra, kini mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan dikarenakan memiliki banyak objek wisata alam yang memesona. Lampung memiliki aneka wisata pantai, air terjun, danau, gunung, hutan, dan taman nasional. Wisata alam di Lampung memang bisa dikategorikan lengkap. Namun sayangnya, potensi wisata ini kurang ditunjang oleh sarana dan prasarana yang baik. Fasilitas jalan yang rusak, penginapan yang kurang memadai serta sulitnya transportasi umum menuju lokasi wisata sering menjadi keluhan para wisatawan yang berkunjung ke Lampung. Apalagi sering tersiar kasus pembegalan di Lampung, sehingga memberi kesan Lampung kurang aman bagi para wisatawan   Read the rest of this entry »