Pada prinsipnya, umat Islam bermuamalah dalam hubungan sosial, bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat, tidaklah dibatasi oleh agama yang dianut oleh teman bergaul kita. Artinya, kita boleh bergaul dengan siapa saja dan apapun agama yang dianutnya. Syaratnya, tidak ada pembauran akidah atau perbuatan yang mencampuradukkan aspek akidah dan keimanan.

Dengan demikian, memenuhi dan mengikuti undangan jamuan makan dari teman yang memeluk agama lain, hukum dasarnya adalah boleh. Misalnya, kawan atau pimpinan itu mendapat promosi jabatan, kelahiran anak, pindah rumah, dan sebagainya. Lalu ia mengundang makan-makan rekan sejawat sebagai bentuk ungkapan syukur atas kebaikan/keberuntungan yang telah diperolehnya. Read the rest of this entry »

Minuman bersoda telah menjadi favorit jutaan orang. Rasanya yang manis dan menyegarkan memang menghadirkan sensasi tersendiri bagi para penikmatnya. Apalagi jika di minum dalam keadaan dingin, rasanya jauh lebih menyegarkan.

Namun, seperti produk olahan yang mengandung bahan kimia, minuman ringan berkarbonasi juga tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang dan jumlah berlebihan. Beberapa penelitian yang menemukan efek negative dari kebiasaan minum softdrink secara berlebihan, mulai dari obesitas, hingga ancaman penyakit jantung.

Temuan dari badan kesehatan AS menunjukkan bahwa salah satu zat pewarna yang digunakan dalam produk soda ditengarai mampu memicu penyakit kanker. Parahnya, pada studi lain, menemukan bahwa satu kaleng soda ternyata mengandung zat pewarna yang cukup tinggi. Read the rest of this entry »

Tahap Netralisasi

Netralisasi adalah proses untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak atau lemak dengan cara mereaksikan asam lemak bebas dengan basa atau pereaksi lainnya sehingga membentuk sabun (soap stock). Netralisasi dengan kaustik soda (NaOH) banyak dilakukan dalam skala industri, karena lebih efisien dan lebih murah dibandingkan dengan cara netralisasi lainnya.

Netralisasi menggunakan kaustik soda dapat menghilangkan fosfatida, protein, resin dan suspense dalam minyak yang tidak dapat dihilangkan dengan proses pemisahan gum. Komponen minor dalam minyak berupa sterol, klorofil, vitamin E dan karotenoid hanya sebagian kecil dapat dikurangi dalam proses netralisasi. Read the rest of this entry »

Tentang hukum memakan bekicot, maka harus dilihat, apakah ada dalil yang menyebutkannya secara eksplisit dalam Al-Qur’an atau hadits sebagai sumber hukum yang utama.

Jika dianggap sebagai makanan yang menjijikkan, maka hal itu bersifat subjektif dan sangat relatif. Karena menjijikkan bagi seseorang, mungkin tidak bagi yang lain. Atau bahkan justru dibutuhkan bagi orang yang lain lagi. Jadi hal ini tidak bisa dijadikan sebagai landasan hokum yang pasti dan mengikat.

Kalau tidak ada dalil yang jelas, maka menurut kaidah fikih, kembali pada hokum asal, yaitu mubah, hukum asal segala sesuatu adalah mubah atau dibolehkan. Read the rest of this entry »

Sekilas antara mentega dan margarin tidak terdapat perbedaan yang cukup mencolok. Padahal, bahan baku keduanya sangatlah berbeda. Mentega berasal dari lemak hewan, sedangkan margarin terbuat dari lemak tumbuhan.

Margarin merupakan lemak padat yang sudah ditambah dengan bahan pengawet, pewarna dan perisa, bahkan diperkaya dengan vitamin. Karena melibatkan pencampuran minyak dan air yang mengandung pewarna, perisa, vitamin, pengawet dan sebagainya, maka ke dalam margarin perlu ditambahkan emulsifier agar minyak dan air tersebut tercampur.

Proses pembuatan margarin setidaknya meliputi beberapa tahapan, yaitu netralisasi, bleaching, hidrogenasi, deodorisasi dan emulsifikasi. Read the rest of this entry »

Salah satu karya kain tradisional yang cukup terkenal di nusantara adalah kain ulos. Kain ulos merupakan kain khas suku Batak, Sumatera Utara. Ulos sendiri bermakna kain. Pembuatan kain ulos masih menggunakan metode sederhana, yaitu dengan alat tenun tradisional.

Seperti halnya kain songket, motif pada ulos juga dihias dari benang emas maupun perak. Merah, hitam, dan putih menjadi warna yang dominan pada kain ulos.

Umumnya ulos berbentuk sarung atau selendang yang dipakai dalam acara resmi atau seremoni adat Batak. Namun sekarang dapat ditemukan varian bentuk kerajinan ulos berupa sarung bantal, ikat pinggang, tas, pakaian, dompet, bahkan gorden. Read the rest of this entry »

Auramine, Alkanet, Butter Yellow, Black 7984, Burn Umber, Chrysoine S, Citrus Red No. 2, Chocolate Brown Fb, Fast Red E, Fast Yellow AB, Guinea Green B, Indanthrene Blue RS, Mageta, Matanil Yellow, Oil Orange SS, Oil Orange XO, Oil Yellow AB, Oil Yellow OB, Orange G, Orange GGN, Orange RN, Orchil and Orcein, Ponceau 3 R, Ponceau SX, Ponceau 6 R, Rhodamin B, Sudan 1, Scarlet GN, Violet 6 B.

Read the rest of this entry »