Archive for November 25, 2012

Kita semua mungkin sepakat bahwa orang yang paling berjasa dalam hidup kita adalah ibu kita. Ibu yang telah melahirkan, membesarkan, mendidik, dan membimbing kita. Tiap tetes keringatnya, hanya diperuntukkan untuk buah hatinya. Walaupun tubuhnya lelah, namun ibu tak pernah berkeluh kesah. Disaat sedih, ibu sembunyikan tangisnya. Iba baginya jika anaknya turut menanggung derita.
Cintanya mengisi tiap-tiap sudut rumah kita. Menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di dalam rumah kita. Kasih sayangnya menembus dan merasuk ke dalam hati suami dan anak-anaknya, membangun harmonisasi dan ketentraman dalam rumah tangga.
(more…)

Kedua Kakiku

Posted: November 25, 2012 in Ceritaku
Tags: , , , , ,

Alur kakiku melangkah cepat. Ayunan tangan pun kian menggebu. Diikuti pula dengan irama detak jantung yang semakin kencang. Aku bergerak cepat. Gerak tubuh yang cepat, namun padu dan serasi, menjadikan tubuhku serasa aerodinamis melayang di udara. Aku senang berlari. Berjalan pun cepat, tak peduli dijalanan yang datar atau mendaki. Ingin kuterus berlari mengejar waktu, melawan teriknya matahari, dan menembus hempasan angin.
(more…)

Manusia bukanlah sosok makhluk yang sempurna. Ia senantiasa terjerumus dalam lupa dan dosa. Tak pernah sedikitpun ia kan terluput dari segala macam kesalahan. Salah, menjadi suatu hal yang dibenci, namun merupakan suatu keniscayaan yang akan manusia alami. Akan tetapi, kesalahan dalam suatu kemaksiatan memberi citra yang kelam bagi diri seseorang. Kemaksiatan tidak hanya menghapuskan akumulasi pahala yang telah kita kumpulkan, namun terkadang pula menjadikan seseorang putus asa untuk meraih tujuan hidupnya. Acapkali seseorang yang terbelenggu dalam maksiat menjadi hilang dalam menggapai asa, seolah runtuh sudah pondasi kebajikan yang selama ini ia bangun dengan jerih payah. Kemaksiatan memang selalu menghantui manusia dengan derita. Derita berupa siksa dan azab yang siap turun entah dari langit atau bumi datangnya. Padahal, pada saat kita terjerat dalam kemaksiatan, kita tentu belum siap untuk menghadapi kebinasaan.

(more…)

Penguasa yang Lalai

Posted: November 25, 2012 in Pemikiran
Tags: , , , ,

Indonesia, yang tercinta. Bangsa kaya yang menyimpan kandungan alam yang berlimpah ruah. Hutannya pun luas yang ditumbuhi pohon-pohon besar nan rindang. Aneka ragam habitat pun ada, disertai berupa-rupa fauna hidup disana. Pesona alam yang elok menghampar luas dari ujung barat Sumatera hingga timur Papua. Variasi budaya yang unik pun teramat banyak jumlahnya. Bangsa Indonesia memang sudah selayaknya disebut sebagai surga dunia.
(more…)

Belenggu Sejarah

Posted: November 25, 2012 in Pemikiran
Tags: , , ,

Fajar terbit memancarkan kemilau sinarnya yang terpancar dari ufuk timur. Burung-burung berkicau dan mulai mengepakkan sayapnya menjelajah angkasa. Embun pun bermunculan membasahi dedaunan. Pekik ayam jantan menjadi pertanda hari baru kan dimulai. Pagi kembali datang setelah malam kian berlalu. Jutaan anak manusia kembali terbangun dari tidur lelapnya. Jalan raya pun kembali riuh dengan ribuan kendaraan yang lalu lalang. Kemacetan terkadang tak terhindarkan karena motor dan mobil saling berjejalan. Gelora kembali menyelinap dalam jiwa para insan demi menyongsong masa depan. Sekejap, kisah lampau kan terlupakan.
(more…)

Memilih Pilihan

Posted: November 25, 2012 in Pemikiran
Tags: , , , , ,

“Dengan sujud dan bicara tanpa makna, aku muak dengan kemegahan palsu kelenteng pualam.” (syair dari seorang pujangga terkemuka, Muhammad Iqbal)

Kehidupan seperti apakah yang kita pilih. Terkadang kita dihadapkan pada kebingungan untuk menentukan tujuan hidup. Hidup adalah jalan pilihan yang mesti kita tempuh. Tiap pilihan itu, tentu dengan konsekuensi yang harus berani kita hadapi. Tidaklah mudah untuk menentukan jalan hidup. Kesalahan berarti sebuah penyesalan yang mungkin sangat sulit termaafkan, karena hidup tak akan terulang untuk yang kedua kalinya. Hidup merupakan bilangan satu, tunggal. Jika ia telah hilang, maka tak tergantikan, pupus, dan lenyap.
(more…)

Bicara Manusia

Posted: November 25, 2012 in Pemikiran
Tags: , , ,

Manusia merupakan sebuah gambaran makhluk hidup yang memiliki unsur pembentuk yang kompleks. Ia bukanlah seperti malaikat yang tidak memiliki nafsu, atau bukan seperti iblis yang tak mempunyai nurani. Dorongan nafsu, maupun pandangan nurani, keduanya dimiliki oleh setiap individu. Nafsu dan nurani merupakan dua kutub magnet yang saling berlawanan. Mereka saling tarik menarik dan saling mempengaruhi. Jika nafsu mampu mendominasi nurani, maka kehidupan manusia tak jauh bedanya dengan binatang, kebutuhan hidupnya takkan jauh dari pusaran perut dan kemaluannya. Sedangkan bila nurani berkuasa, manusia layaknya malaikat, menebar kebaikan dimuka bumi. Kebutuhan hidupnya bukan lagi sekadar pusaran perut ataupun kemaluan, akan tetapi lebih tinggi lagi, masuk dalam lingkup kebutuhan akan spiritualitas atau ruh. Sedangkan dalam Hirarkhi Maslow, orang seperti ini sudah layak berada pada tahap aktualisasi diri karena akalnya telah merdeka, lepas dari penjajahan nafsunya.
(more…)