Archive for January 10, 2014

Ia bernama Abdullah bin Abi Quhafah Utsman bin Amir bin Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taym bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib Al-Quraisy At-Tamimi. Nasabnya bertemu dengan nasab Rasulullah di kakeknya, Murrah.

Kaum muslimin sepakat menamakannya Ash-Shiddiq, sebab Abu Bakar merupakan orang yang pertama kali dan bersegera menyatakan kebenaran Rasulullah. Abu Bakar hijrah ke Madinah bersama Rasulullah dengan meninggalkan harta, keluarga, serta anak-anaknya. Allah telah melapangkan dadanya untuk memerangi orang-orang murtad. Betapa banyak cerita tentang kebaikan dan keutamaan Abu Bakar yang kita pun akan sulit menghitungnya, demikian kata Imam An-Nawawi. (more…)

Advertisements

Nama beliau adalah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Al-Harits bin Ghaiman bin Khutsail bin Amr bin Al-Harits Al-Ashbahi Al-Humairi, Abu Abdillah Al-Madani, Imam Dar Al-Hijrah. Nenek moyangnya berasal dari Bani Tamim bin Murrah dari suku Quraisy. Imam Malik adalah sahabat Utsman bin Ubaidillah At-Taimi, saudara Thalhah bin Ubaidillah.

Adz-Dzahabi berkata, “Imam Malik lahir pada tahun 93 Hijriah, yaitu tahun dimana Anas, pembantu Rasulullah, meninggal.”

Awal Menuntut Ilmu

Adz-Dzahabi berkata, “Imam Malik mulai menuntut ilmu ketika umurnya menginjak belasan tahun. Beliau mulai memberikan fatwa ketika berumur 21 tahun. Orang-orang pun telah mengambil hadits darinya disaat beliau masih muda.”

Asy-Syafi’i berkata, “Jika menyebut tentang para ulama, maka Imam Malik adalah bintangnya.” (more…)

Beliau bernama An-Nu’man bin Zauthi At-Taimi Al-Kufi, kepala suku dari Bani Tamim bin Tsa’labah. Beliau dipanggil dengan sebutan Hanifah dikarenakan beliau selalu membawa tinta yang disebut Hanifah dalam bahasa Irak.

Imam Abu Hanifah dilahirkan pada tahun 80 Hijriah di Kufah, saat pemerintahan Khalifah Abdul Malik bin Marwan.

Ibadahnya

Dari Asad bin Amr, dia berkata, “Sesungguhnya Imam Abu Hanifah melakukan shalat isya dan subuh dengan satu wudhu selama 40 tahun.”

Abu ‘Ashim An-Nabil berkata, “Abu Hanifah juga dipanggil dengan nama Al-Watid (orang yang kuat) karena banyaknya shalat yang dilakukannya.” (more…)