Archive for February, 2014

Takwa merupakan wasiat Allah kepada umat generasi pertama dan generasi akhir. Allah Ta’ala berfirman, “Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ada dilangit dan yang dibumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu, dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah) sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. An-Nisa: 131)

Para ulama salaf telah banyak memberikan makna mengenai hakikat takwa. (more…)

Menyelusuri jejak perjuangan dakwah Wahdah Islamiyah

Awal Mula

Berawal mula dari kondisi dan situasi umat Islam yang serba kompleks menjelang dekade 1980-an dan peta politik bangsa yang semakin menunjukan intensitas akomodatifnya, artinya Negara semakin akomodatif terhadap umat Islam. Kaum muda Islam Makassar melakukan serangkaian usaha-usaha kolektif agar dapat berpartisipasi dalam mendorong perubahan yang mendasar ditubuh umat Islam. Diberbagai tempat, masjid, dan komunitas kecil bergerak secara sendiri-sendiri dalam merespons kebijakan politik rezim yang menerapkan Pancasila sebagai satu-satunya sumber identitas. (more…)

“Dan sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) benar-benar berada di atas akhlak yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4)

Dalam hadits Muslim diceritakan bahwa suatu hari Khalifah Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu berkata kepada Umar bin Khattab, “Marilah kita berangkat ke tempat Ummu Aiman radhiyallahu ‘anha, mari kita ziarah kepadanya sebagaimana dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berziarah kepadanya.” Ketika keduanya telah sampai di tempat Ummu Aiman, mendadak Ummu Aiman menangis. Khalifah Abu Bakar dan Umar merasa heran, lalu berkata, “Mengapa engkau menangis? Apakah engkau tidak mengetahui bahwa yang ada disisi Allah lebih baik bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Ummu Aiman menjawab, “Aku menangis bukan karena tidak tahu bahwa apa yang ada disisi Allah lebih baik bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Aku menangis karena wahyu terputus dari langit.” Perkataan Ummu Aiman tersebut sangat memilukan hati Khalifah Abu Bakar dan Umar, sehingga keduanya ikut menangis bersamanya. (Hadits dalam Riyadhus Shalihin no. 360) (more…)

Sesungguhnya hukum shalat gerhana (matahari dan bulan) adalah sunnah muakkadah (anjuran yang dikukuhkan) menurut seluruh ahli fikih, kecuali dalam madzhab Hanafi yang menyatakan wajib. Namun pendapat yang benar adalah pendapat pertama, yaitu sunnah muakkadah.

Dalil yang memalingkannya dari hukum wajib adalah hadits tentang seorang Arab Badui yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang shalat yang diwajibkan oleh Allah, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “(Allah hanya mewajibkan atasmu) shalat lima waktu, kecuali jika engkau ingin ber-tathawu’ (manambah) dengan sesuatu.” (HR. Bukhari no. 1758, 6442) (more…)

Air kelapa sangat baik untuk menurunkan hipertensi, detoksifikasi, menyehatkan ginjal, dan mencegah mual.

Salah satu tumbuhan khas tropis adalah pohon kelapa. Hampir seluruh bagian dari pohon ini bermanfaat, baik sebagai bahan pangan, obat, atau bahan bangunan. Dari buah yang terdapat air di dalamnya, ternyata tidak hanya menghasilkan kesegaran saat diminum, tapi juga menyehatkan.

Banyak masyarakat meyakini, jenis kelapa hijau sangat baik untuk kesehatan, sebab mengandung tannin atau antidotum (anti racun) yang paling tinggi. Kandungan zat kimia lain yang menonjol yaitu berupa enzim yang mampu mengurai sifat racun. (more…)

Madu diketahui dapat menghambat pertumbuhan pelbagai jenis bakteri seperti Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, Salmonella Dublin, dan Shigella dysenteriae. Madu juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri anaerob.

Manfaat madu di bidang medis telah diketahui sejak lama. Terdapat ketertarikan tersendiri terhadap pengobatan madu sebagaimana yang telah dibuktikan oleh sejumlah laporan yang ditunjukkan oleh pelbagai literatur. Berikut ini adalah beberapa manfaat madu dibidang kesehatan yang dirangkum dari beberapa penelitian yang telah diterbitkan dalam sejumlah jurnal ilmiah. (more…)

Ada dua nikmat yang seringkali memperdaya kebanyakan manusia, yaitu nikmat kesehatan dan kelapangan waktu. (HR. Bukhari)

Nikmat ini tidak hanya dilupakan oleh manusia, tetapi juga telah berhasil memperdaya kebanyakan manusia. Mereka justru terbuai dengan nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan ini sehingga semakin memperbanyak dosa dan kemaksiatan, serta perbuatan sia-sia lainnya. Mereka menghabiskan masa-masa sehatnya untuk hura-hura, pesta, dan menghambur-hamburkan uang.

Memang demikianlah kebanyakan manusia, mereka justru tenggelam dalam lautan materi dan nikmat kesehatan tersebut. Mereka justru lupa bahwa pada awalnya mereka hanyalah setetes mani yang kotor dan pada akhirnya nanti adalah bangkai yang teramat busuk. Oleh karena itu, tidaklah seseorang merasakan arti penting nikmat kesehatan kecuali setelah jatuh sakit. (more…)