Keutamaan Hari Jum’at

Posted: January 13, 2015 in Ibadah
Tags: , , , , , , ,

Pertama, hari Jum’at adalah hari yang paling utama di sisi Allah. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Tidaklah matahari terbit dan terbenam pada hari yang lebih afdhal daripada hari Jum’at.” (HR. Ahmad)

Kedua, Allah telah menetapkan beberapa perkara besar pada hari Jum’at. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari Jum’at. Oada hari itu Allah menciptakan Adam, pada hari itu Allah memasukkannya ke dalam surga, pada hari itu Allah mengeluarkan Adam darinya, pada hari itu Adam diterima taubatnya, pada hari itu Adam mati, dan pada hari itu pula akan terjadi kiamat. Tidak ada satu pun hewan melata melainkan menyimak pada hari Jum’at hingga terbit matahari karena takut terhadap hari kiamat, kecuali bani Adam. Pada hari Jum’at terdapat satu saat yang tidaklah seorang mukmin menepatinya dalam keadaan berdiri mengerjakan shalat, lalu ia memohon sesuatu kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya. (HR. Muslim)

Ketiga, Hari Jum’at adalah hari besar kaum muslimin, dimana pada hari tersebut Allah menyempurnakan agama-Nya dan menyempurnakan nikmat-Nya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jibril datang kepadaku dengan membawa seperti kaca putih. Pada kaca itu terdapat bintik hitam. Aku bertanya, ‘Wahai Jibril, apakah ini?’ Ia menjawab, ‘Ini adalah hari Jum’at, Allah telah menjadikannya sebagai hari besar bagimu dan bagi umatmu.’” (HR. Abu Ya’la)

(Klik untuk info kain tenun tapis Lampung terlengkap)

Keempat, dalam shalat Jum’at dan menghadirinya terdapat keutamaan-keutamaan yang sangat besar.

Apa sajakah yang harus dilakukan pada malam Jum’at dan hari Jum’at?

Pertama, dianjurkan membaca surat As-Sajadah dan Al-Insan pada shalat subuh di hari Jum’at

Kedua, dianjurkan untuk memperbanyak shalat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

Ketiga, dianjurkan membaca surat Al-Kahfi

Keempat, memperbanyak berdoa dengan harapan bertepatan dengan waktu yang mustajab.

 

Sumber:

Shahih Fikih Sunnah, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim: Pustaka At-Tazkia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s