Bermu’amalah dengan kitab dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  1. Mengetahui isi materinya

Sehingga seseorang dapat mengambil manfaat darinya karena hal ini membutuhkan spesialisasi, sebab mungkin saja itu adalah kitab sihir, sulap atau kitab yang bathil. Maka kita harus mengetahui terlebih dahulu isi materi kitab sehingga manfaat darinya bisa diambil.

  1. Mengetahui istilah-istilahnya

Karena mengetahui istilah akan lebih mengefektifkan waktu, dan inilah yang dilakukan para ulama didalam pendahuluan kita-kitab mereka.

  1. Mengetahui metode dan gaya bahasa yang digunakan dalam kitab tersebut

Menela’ah kitab terbagi dalam dua macam

  1. Memperhatikan dan memahami
  2. Hanya menela’ah saja dengan cara melihat isi kitab dan pembahasan yang terdapat didalamnya dan mengetahui kandungan kitab. Cara ini hanya membaca sekilas. Cara yang paling utama dalam membaca kitab adalah menadabburinya, memikirkan makna-maknanya dan meminta bantuan kepada ahli ilmu yang shalih agar dapat memahaminya.

Mengumpulkan Kitab

Penuntut ilmu harus bersemangat dalam mengumpulkan kitab. Tetapi dia harus memulai dari kitab yang terpenting kemudian yang penting. Jika kemampuan seseorang sedikit, maka tidaklah termasuk kebaikan dan tidak pula termasuk sikap yang hikmah apabila dia membeli banyak kitab yang memaksakan dirinya dengan berhutang, karena perbuatan ini termasul pengeluaran yang jelek.

Berminat terhadap kitab-kitab penting

Penuntut ilmu harus mempunyai minat terhadap kitab-kitab induk yang pokok selain kitab-kitab kontemporer. Diantara kitab-kitab agung yang wajib diminati oleh penuntut ilmu adalah kitab-kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan muridnya, Ibnu Qayyim.

Mendata kitab-kitab

Kitab terbagi dalam tiga macam:

  1. Kitab yang baik
  2. Kitab yang jelek
  3. Kitab yang tidak baik dan tidak juga jelek

Berusahalah agar perpustakaan Anda kosong dari kitab-kitab yang tidak mengandung kebaikan didalamnya atau yang didalamnya terkandung kejelekan. Membaca kitab yang jelek akan menyebabkan mudharat yang besar dan akan membahayakan penuntut ilmu dari manhaj agama yang benar.

Kitab-kitab para penuntut ilmu

Pertama: Kitab-kitab Aqidah

  1. Kitab Tsalaatsatul Ushuul (tiga landasan utama)
  2. Kitab al-Qawaa’idul Arba’ (empat kaidah)
  3. Kitab Kasyfusy Syubuhat (membongkar syubhat)
  4. Kitab at-Tauhid

Keempat kitab tersebut adalah karya Syaikhul Islam Imam Muhammad bin ‘Abdil Wahab

  1. Kitab al-‘Aqidah al-Waasithiyyah

Yang mencakup tauhid Asma’ wa Sifat.

  1. Kitab al-Hamawiyyah
  2. Kitab at-Tadmurriyyah

Keduanya merupakan risalah yang lebih luas daripada al-‘Aqiidah al-Wasithiyyah.

Ketiga kitab tersebut adalah karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

  1. Kitab al-‘Aqiidah ath-Thahawiyyah, karya syaikh Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi.
  2. Kitab Syarh al-‘Aqiidah ath-Thahawiyyah, karya Abul Hassan ‘Ali bin Abil ‘Izz.
  3. Kitab ad-Durratul Mudhiyyah fii ‘Aqiidatil firqah al-Mardhiyyah, karya Muhammad bin Ahmad as-Safarini al-Hanbali
  4. Kitab ad-Durarus Saniyah fil Ajwibah an-Najdiyyah. Disusun oleh Syaikh ‘Abdurrahman bin Qasim

Kedua: Kitab-kitab Hadist

  1. Kitab Fathul Baari Syarh Shahih al-Bukhari, karya Ibnu Hajar al-‘Asqalani.
  2. Kitab Subulus Salaam Syarh Buluughul Maraam, karya ash-Shan’ani.
  3. Kitab Nailul Authar Syarh Muntaqaa al-Akhbaar, karya asy-Syaukani.
  4. Kitab ‘Umdatul Ahkaam, karya al-Maqdisi.
  5. Kitab Arba’iin an-Nawawiyah, karya an-Nawawi.
  6. Kitab Buluughul Maraam, karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani.
  7. Kitab Nukhbatul Fikr, karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani.
  8. Kitab yang enam (al-Kutubus Sittah) yaitu Shahiih al-Bukhari, Shahiih Muslim, Sunan an-Nasa’I, Sunan Abi Dawud, Sunan at-Tirmidzi dan Sunan Ibnu Majah.

Ketiga: Kitab-kitab Fiqh

  1. Kitab Aadabul Masyyi Ilaash Shalaah, Karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdil Wahab
  2. Kitab Zaadul Mustaqni’ fii Ikhtishaaril Mughni’, karya al-Hijawi.
  3. Kitab ar-Raudhul Murabi’ Syarh Zaadul Mustaqni’, karya syaikh Mansur al-Bahuti.
  4. Kitab ‘Umdatul Fiqh, karya Ibnu Qudamah.

Keempat: Kitab-kitab Faraa-idh

  1. Matan ar-Rahabiyyah, karya ar-Rahabi
  2. Kitab Matan al-Burhaniyyah, karya Muhammad al-Burhany

Kelima: Kitab-kitab Tafsir

  1. Kitab Tafsiir al-Qur’aan al-‘Azhiim, karya Ibnu Katsir.
  2. Kitab Tafsiirul Kariimir Rahmaan fii Tafsiir Kalaamil Mannaan, karya Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di.
  3. Kitab Muqaddimah Syaikhul Islam fii Tafsiir
  4. Kitab Adwaa-ul Bayan, karya Syaikh Muhammad asy-Syiqinthi

Keenam: Kitab-kitab umum dalam beberapa disiplin ilmu

  1. Dalam ilmu nahwu, matan al-Aajuruumiyyah.
  2. Dalam ilmu nahwu, Alfiyah Ibni Malik. Ini adalah ringkasan dari ilmu nahwu.
  3. Dalam masalah sirah kitab terbaik yaitu Zaadul Ma’ad, karya Ibnul Qayyim.
  4. Kitab Raudatul ‘Uqaala’, karya Ibnu Hibban al-Busti.
  5. Kitab Siyar A’alaamin Nubulaa’, karya adz-Dzahabi.

 

Sumber:

Panduan Lengkap menuntut ilmu, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: Pustaka Ibnu Katsir.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s