Kerajinan Lampung

Kerajinan Lampung

Berdasar peta bahasa, Bahasa Lampung memiliki dua subdialek.

Pertama, dialek A (api) yang dipakai oleh masyakarat Sekala Brak, Melinting Maringgai, Darah Putih Rajabasa, Balau Teluk Betung, Semaka Kota Agung, Pesisir Krui, Ranau, Komering, Daya, Way Kanan, Sungkai, Pubian.

Kedua, subdialek O (nyo) yang dipakai oleh masyarakat Abung dan Tulang Bawang.

Sedangkan Dr. Van Royen mengklasifikasikan Bahasa Lampung dalam dua sub dialek, yaitu Dialek Belalau atau Dialek Api dan Dialek Abung atau Dialek Nyow.

Sumber:

Lampung Sai Bumi Ruwai Jurai, Firman Sujadi, Cita Insan Madani: Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s