Dalam rapat pleno Komisi Fatwa MUI pada Rabu, 20 Juli 2011 telah ditetapkan bahwa halalnya pemanfaatan plasenta hewan untuk kosmetika dan obat luar. Penghalalan ini dengan catatan bahwa plasenta yang digunakan berasal dari hewan yang halal. Sedangkan penggunaan plasenta manusia, para ulama di Komisi Fatwa MUI telah sepakat hukumnya haram.

Keputusan mengenai pemanfaatan plasenta hewan diambil melalui proses panjang. Dalam rapat pleno Komisi Fatwa MUI pada 5 Juli 2011 misalnya, sebagian peserta rapat meminta penjelasan yang rinci tentang plasenta itu sendiri, apakah sebagai bagian dari organ induk ataukah organ dari bayi hewan yang dilahirkan.

Setelah melalui pembahasan yang sangat alot, akhirnya dalam rapat pleno Komisi Fatwa MUI tanggal 20 Juli 2011, disepakati ketetapan fatwa tentang pemanfaatan plasenta hewan halal untuk kosmetika luar hukumnya mubah (boleh).

Sumber:

Jurnal Halal No. 91, September-Oktober Th. XIV 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s