Dengan membaca, anak diajarkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan integensia dan pengetahuannya agar tidak tertinggal. Buku cerita yang bagus juga dapat membantu anak-anak memperbaiki perilaku yang salah. Bacaan yang berkualitas jauh lebih berguna daripada berkhotbah di depan anak secara panjang lebar.

Sebuah survey menemukan bahwa anak-anak yang hanya membaca pelajaran sekolah, dan remaja yang sering membaca buku ekstrakurikuler, imajinasi dan kreativitas mereka sangat kuat. Bisa jadi, mereka mungkin bukan juara kelas. Namun, karena sering membaca buku ekstrakurikuler, banyak hal yang bisa mereka pahami. Dalam perkembangan masa depan, kemampuan dan kapasitas mental mereka akan lebih tinggi daripada mereka yang hanya membaca buku pelajaran formal.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar anak suka membaca.

Bacakan cerita sejak dini

Lagu-lagu dan melodi memang sangat mudah digunakan untuk menarik perhatian anak. Gunakan lagu dan bacaan bersamaan. Bacakan cerita sebelum tidur, serta lakukan dengan cara yang disukai anak. Ketika membacakan cerita pada anak, seringlah bertanya pada mereka. Buat anak merasa terlibat dalam cerita dan karakter.

Gunakan banyak media

Berikan buku-buku menarik, dalam berbagai warna dan ukuran. Berikan juga cerita-cerita dalam bentuk audio, CD atau DVD. Ketika anak sudah akrab dengan cerita dan tulisan, mereka akan mulai tertarik untuk membaca.

Contohkan membaca

Anak-anak adalah cerminan orangtua. Jika Anda ingin anak suka membaca, sering-seringlah membaca didepan mereka. Biarkan mereka melihat Anda membaca berbagai macam buku. Anda juga bisa mendiskusikan buku yang sedang Anda baca pada mereka.

Belajar menulis

Ketika anak mulai masuk sekolah dan bisa menulis, ajak mereka menuliskan cerita mereka sendiri. Atau jika mereka tidak suka menulis cerita, Anda bisa mengajak mereka menulis apapun yang disukai. Awalnya, ini bisa jadi sulit dan canggung, namun jika dibiasakan maka anak akan menikmatinya.

Membahas karya tulis

Ketika anak sudah duduk dijenjang pendidikan yang lebih tinggi, misalkan kelas enam SD atau sudah masuk SMP, sebaiknya ajak mereka berdiskusi tentang buku atau pengarang yang mereka sukai. Dengan begitu, anak akan terus mengeksplorasi bacaan mereka. Interaksi orangtua dan anak mengenai kegemaran membaca dan menulis juga semakin meningkatkan minat mereka.

 

Sumber:

Jurnal Halal No. 111 Januari-Februari Th. XVIII 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s