Yaitu hewan yang disembelih pada hari raya, seperti unta, sapi, atau kambing, sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah pada hari raya idul adha. Hewan kurban disembelih setelah shalat id sampai menjelang maghrib tanggal 13 dzulhijah. Allah Ta’ala berfirman, “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

Hukum Berkurban

Hukumnya sunnah muakkadah bagi yang mampu melaksanakannya. Maka orang yang mampu harus menyembelih hewan kurban, baik bagi dirinya ataupun bagi keluarganya.

Disyariatkan bagi yang mau menyembelih hewan kurban untuk tidak mencukur rambutnya, tidak memotong kukunya, dan bulu di tubuhnya sejak hari pertama dzulhijjah hingga menjelang penyembelihan hewan kurbannya.

Syarat-Syarat Hewan Kurban

Pertama, disyaratkan binatang ternak, seperti kambing atau domba, sapi atau kerbau, dan unta.

Kedua, hewan kurban disyaratkan sudah masuk umur yang ditentukan, yaitu untuk domba harus berumur enam bulan, kambing berumur satu tahun, sapi dan kerbau dua tahun, dan unta harus berumur lima tahun.

Ketiga, hewan kurban tidak boleh dalam kondisi cacat.

Sumber:

Fahad Salim Bahammam, Panduan Praktis Muslim, Indo Modern Guide: Bekasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s