Cara Berburu Islami

Posted: August 10, 2015 in Kaidah
Tags: , , ,

Berburu hewan dan burung liar yang sulit ditangkap, namun halal untuk dimakan dan dibolehkan, seperti burung di hutan, selain burung pemakan daging, begitu juga rusa dan kelinci.

Ketika berburu, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan:

Pertama, pemburu harus seorang muslim atau Ahli Kitab yang sudah baligh dan berakal. Jika demikian, maka tidak halal hasil buruan seseorang yang beragama Budha atau Hindu, juga tidak halal hasil buruan orang gila.

Kedua, hanya dibolehkan memburu binatang yang sulit untuk ditangkap, seperti binatang liar. Jika binatang yang mudah disembelih maka tidak boleh diburu, seperti ayam, kambing, kerbau, atau sapi.

Ketiga, alat yang digunakan untuk berburu harus tajam sehingga bisa langsung terbunuh, seperti tombak, panah, peluru, dan sejenisnya. Tidak boleh berburu dengan batu.

Keempat, harus membaca “bismillah” ketika akan melepas tombak, panah, atau peluru.

(Klik untuk info kain tenun tapis Lampung terlengkap)

Kelima, ketika seorang pemburu mengejar binatang yang sudah ditembak,namun diketahui bahwa binatang itu belum mati, maka binatang harus segera disembelih.

Keenam, dilarang berburu binatang dengan tujuan bukan untuk dimakan. Misalnya berburu binatang untuk dikuliti atau hanya untuk hiasan saja.

Sumber:

Panduan Praktis Muslim, Fahad Salim Bahammam, Indo Modern Guide: Bekasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s