Apakah Dzikir Itu Harus Diucapkan Dalam Bahasa Arab?

Posted: October 5, 2015 in Ibadah
Tags: , , , , , ,

Tujuan pertama dari dzikir adalah mengingatkan hati kepada Allah, takut kepada-Nya dan mengagungkan-Nya dengan ungkapan-ungkapan yang memuat makna tersebut dan menegaskannya di dalam jiwa. Ini dapat dilakukan dengan bahasa-bahasa di dunia, karena tujuan awalnya adalah kesesuaian hati dengan lidah.

Tapi sebagian dzikir-dzikir tidak bisa dilakukan kecuali dengan menggunakan bahasa Arab. Yaitu, ayat-ayat Al-Quran. Maka Al-Quran wajib dibaca dalam bahasa Arab, dengan mengetahui maknanya dalam bahasa-bahasa lain. Termasuk juga didalamnya, sebagian dzikir-dzikir yang pendek yang diulang di dalam shalat dan ibadah kita, dimana seorang muslim wajib menghafalnya sesuai dengan lafaznya yang berbahasa Arab dengan mengetahui maknanya, seperti ucapan: laa ilaaha illallah, subhanallah, dan Allahuakbar.

Adapun selain itu, maka seorang muslim berdzikir kepada Allah dengan sesuatu yang lebih dekat dengan hatinya, baik itu dengan bahasa Arab atau dengan bahasanya sendiri.

(Klik untuk info kain tenun tapis Lampung terlengkap)

Sumber:

Panduan Praktis Muslim, Fahad Salim Bahammam, Indo Modern Guide: Bekasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s