Dampak Pengasuhan Ayah Bagi Anak

Posted: February 15, 2016 in Anak
Tags:

Dampak Pengasuhan Ayah Bagi Anak

Anak yang diasuh ayahnya sejak dini berpotensi memiliki nilai IQ yang lebih tinggi.

Peran ayah dalam mengurus dan mendidik anak sering kali dipandang sebelah mata. Padahal, di samping bertugas mencari nafkah dan memimpin keluarga, peran ayah dalam membantu ibu mengurus anak sangatlah penting.

Penelitian dilakukan oleh Universitas of Guelph Canada tahun 2007 menunjukkan kuatnya pengaruh keterlibatan ayah dalam pola pengasuhan terhadap perkembangan anak secara sosial, emosi, fisik, dan kognitif. Penelitian tersebut memaparkan lebih lanjut mengenai dampak positif dari keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.

Penelitian itu juga memaparkan bahwa anak yang turut diasuh oleh ayahnya sejak dini memiliki kemampuan kognitif lebih baik ketika memasuki usia enam bulan hingga satu tahun. Selain itu, mereka juga memiliki IQ yang lebih tinggi ketika menginjak usia tiga tahun serta berkembang menjadi anak dan individu yang mampu memecahkan permasalahan dengan baik.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mendukung peran serta ayah dalam pengasuhan. Faktor-faktor tersebut di antaranya dukungan dari lingkungan sekitar serta pengetahuan dan keterampilan ayah perihal pengasuhan anak.

Sayangnya, saat ini masih ada ibu yang belum bisa memberikan kepercayaan pengasuhan kepada ayah, sehingga ayah pun tidak terpacu untuk terlibat lebih jauh dalam pengasuhan si kecil.

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak tidak hanya membangun ikatan emosi antarkeduanya, namun juga dengan pasangannya. Pasangan dengan ikatan emosi yang kuat dapat menjalin komunikasi yang lebih terbuka sehingga mampu memberikan perhatian yang optimal kepada sang anak.

Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan agar ayah dan ibu dapat berbagi peran yang seimbang dalam mengasuh anak. Hal pentingnya, yaitu komunikasi yang membuat ayah dan ibu harus memiliki kesepakatan bersama mengenai pola pengasuhan yang seimbang. Di samping itu, diperlukan pula dukungan dari kedua belah pihak agar keduanya memiliki perasaan aman dan nyaman dalam mengasuh anak. Sehingga, sikap-sikap baik anak bisa terbentuk dibawah pengasuhan kedua orangtua. Orang tua juga perlu berkomitmen di tengah kesibukannya masing-masing. Mereka juga harus dapat saling mengingatkan agar kedua hal di atas dilakukan secara konsisten.

Republika 16 Oktober 2015

Koleksi kain tenun tapis terlengkap di www.rumahtapis.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s