Cegah Penyakit Gagal Ginjal Pada Anak

Posted: March 30, 2016 in Kesehatan
Tags:

Cegah Penyakit Gagal Ginjal Pada Anak

Anak terkena penyakit ginjal akibat faktor genetic.

Ginjal memiliki peranan penting dalam sistem metabolic tubuh manusia. Selain menjadi organ penyaring racun dan zat-zat sisa dalam darah, ginjal juga berfungsi menjaga keseimbangan volume dan komposisi cairan tubuh, mengatur keseimbangan asam-basa, konsentrasi elektrolit, mengatur tekanan darah, serta memproduksi vitamin D.

Organ ini juga berperan dalam keseimbangan sirkulasi darah dalam tubuh, yaitu dengan mengatur tekanan darah serta memproduksi sel darah merah. Setiap harinya, ginjal menyaring 180 liter darah dan menerima 100-200 ml darah per menit.

Jumlah ini sangat besar dibandingkan dengan ukuran ginjal yang cukup kecil. Itu menunjukkan setiap harinya ginjal menyaring darah sebanyak 50 kali dalam sehari.

Info lengkap kain tenun tapis lampung, kunjungi www.rumahtapis.blogspot.com

Penyakit ginjal umumnya diketahui menyerang orang dewasa. Namun penyakit ginjal juga bisa menyerang anak-anak. Hal ini terjadi akibat faktor genetic, maupun kelainan sejak lahir. Obesitas juga merupakan faktor risikonya.

Berdasar data Unicef, Indonesia menempati urutan pertama dengan anak penderita obesitas.

Penyakit gagal ginjal tidak memiliki gejala yang spesifik. Namun, gejalanya diawali dengan mudah lelah, sesak napas, mual, penurunan daya konsentrasi dan nafsu makan, gangguan tidur, keram otot, pembengkakan pada kaki dan tumit, kulit menjadi lebih gelap, mengalami gangguan kantung kemih, perasaan gatal, dan mati rasa.

Penyebab umum dari penyakit gagal ginjal adalah diabetes, hipertensi, dan obesitas. Semuanya berkaitan dengan pola makan dan faktor gaya hidup yang tidak sehat. Gagal ginjal juga dapat memicu penyakit kardiovaskular. Penderitanya juga tak jarang mengalami penyakit stroke dan lekat dengan risiko kematian dini.

Obesitas, dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung, dan tentunya gagal ginjal. Karenanya, orang tua perlu memperketat pola makan anak-anaknya, terutama kebiasaan jajan di sekolah. Karena, kebiasaan jajan di sekolah. Karena, kebiasaan jajan sembarangan perlahan dapat merusak fungsi ginjal, terutama jika makanan yang digemari justru yang berpengawet dan pewarna tinggi.

Jika sudah terkena gagal ginjal, cara terbaik adalah melakukan cuci darah rutin dan transplantasi. Kedua cara itu dilakukan saat pasien masuk kategori stadium lima. Dalam gagal ginjal akut, kemungkinan sembuhnya cukup besar. Tapi kalau kronik, transplantasi jadi solusi terbaik.

Untuk itu, mendeteksi dini jadi langkah utama pencegahan gagal ginjal. Caranya, dengan analisis darah, tes urine, serta rutin memeriksakan tekanan darah. Selain itu, dianjurkan pula menerapkan pola makan bergizi dan mengonsumsi delapan gelas air mineral per hari untuk mencegah penyakit tersebut.

Republika 14 Maret 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s