Jaga Asupan Cairan Setiap Hari

Posted: March 30, 2016 in Kesehatan
Tags:

Jaga Asupan Cairan Setiap Hari

Langkah utama yang penting untuk menjaga cairan tubuh adalah menjalankan pola minum.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Namun, belum banyak yang menyadari pentingnya asupan cairan untuk menggantikan yang dikeluarkan tubuh. Jika terjadi kekurangan cairan, dampaknya adalah gangguan terhadap kinerja dan fungsi organ manusia.

Saat tubuh tidak diberi asupan cairan sepanjang hari, fungsi organ tubuh akan menurun.

Kandungan air di dalam tubuh harus selalu seimbang untuk menjaga fungsi optimal tubuh. Tubuh yang kekurangan air atau dehindrasi bisa mengakibatkan kekentalan darah. Itu dapat menimbulkan berbagai macam masalah dan penyakit.

Yang banyak dilupakan saat ini adalah pentingnya pola minum air dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, bukan saat puasa atau ketika haus saja seseorang itu minum air. Sebelum haus pun, kita harus tetap menjaga pola minum.

Info lengkap kain tenun tapis lampung, kunjungi www.rumahtapis.blogspot.com

Efek yang ditimbulkan dehidrasi, bisa berupa kulit kering, sakit kepala, dan sulit konsentrasi. Dampak terburuknya adalah bahaya kronik, semisal gangguan penglihatan, mual, bahkan sampai meninggal.

Dari sisi nutrisi, air menjadi nutrient yang harus dipenuhi setiap harinya. Hal yang perlu masyarakat ketahui, adalah cairan yang dikeluarkan tubuh tiap hari cukup banyak tanpa disadari.

Cairan yang keluar dari tubuh, seperti saat bernapas (250-350 mililiter), buang air kecil (500-1000 sentimeter kubik), dan buang air besar (100-200 cc). Belum lagi, air yang menguap dari badan. Kalau kelembaban suhu rendah, misalnya, kita banyak mengeluarkan cairan mulai 1300 sampai 3500 cc.

Rekomendasi kementarian kesehatan, seperti minum air delapan gelas per hari, patut digencarkan lagi. Soalnya, banyak masyarakat yang melupakan pentingnya menjaga asupan cairan untuk tubuh.

Asupan cairan yang dikonsumsi bisa dalam berbagai sumber. Jadi, tak hanya air putih, tapi juga berbagai makanan,terutama sayur dan buah-buahan.

Hanya, harus hati-hati kalau minumannya mengandung kafein, gula atau kalori. Artinya, kandungan kalori dari makanan yang kita makan dalam sehari harus dikurangi untuk menghindari risiko penyakit, semisal obesitas.

Kebutuhan minum dipengaruhi beberapa faktor, seperti jenis kelamin, usia, kondisi tubuh, makanan yang dikonsumsi, suhu, dan kelembapan lingkungan, serta tingkat aktivitas fisik seseorang. Pria membutuhkan lebih banyak air daripada wanita. Sedangkan, kebutuhan untuk anak lebih sedikit dari orang dewasa, serta lanjut usia di atas 60 tahun cukup minum satu sampai lima gelas per hari.

Tubuh yang berada dalam suhu panas tentu membutuhkan lebih banyak air daripada suhu dingin. Semakin tinggi aktivitas fisik seseorang, ia juga membutuhkan lebih banyak asupan cairan pengganti yang hilang akibat keringat.

Sebetulnya, berapa banyak kebutuhan konsumsi air putih harian? Untuk bayi, memerlukan air sebanyak 800 ml, anak-anak membutuhkan 1200-1800 ml, remaja 2000-2100 ml, dewasa 2300-2600 ml, dan lansia 1500-1900 ml.

Pada ibu hamil membutuhkan tambahan air minum, setidaknya 300 ml dari setiap kebutuhan minum sehari. Begitu juga ibu menyusui yang membutuhkan tambahan paling tidak 800 ml per hari.

Republika 24 Maret 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s