Archive for April, 2016

Asal-Usul Ilmu Ushul Fikih

Ushul fikih adalah media, bukan tujuan.

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup, segala persoalan yang berhubungan dengan hukum langsung dijawab oleh Rasulullah berdasarkan tuntutan wahyu yang diturunkan  Allah Ta’ala kepadanya. Namun, ketika Islam semakin berkembang ke berbagai penjuru dunia, masyarakat muslim menghadapi tantangan peradaban yang semakin kompleks. Banyak masalah hukum yang mereka hadapi pada waktu itu tidak ditemukan jawabannya, baik di dalam Al-Quran maupun hadis.

Ushul fikih lantas muncul sebagai bentuk respons doktrin peradaban Islam untuk tantangan tersebut. Ijtihad para ulama memainkan peranan penting di situ, terutama dalam mencari jawaban berbagai persoalan yang belum pernah mereka temukan sebelumnya. Sejak itulah, ijma (kesepakatan ulama) dan qiyas (analogi) dikenal sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Quran dan hadis. (more…)

Bahaya Riba

Posted: April 22, 2016 in Al-Qur'an
Tags:

Dalam kitab suci-Nya, Allah tidak pernah memaklumkan perang kepada seseorang, kecuali kepada pemakan riba. Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu.” (Al-Baqarah: 278-279)

Orang yang memperhatikan pengaruh riba dalam kehidupan individu hingga tingkat negara, pastilah akan mendapatkan kesimpulan, melakukan kegiatan riba mengakibatkan kerugian, kebangkrutan, kelesuan, dan kelemahan. Disamping itu, riba menjadikan hasil keringat dan kerja keras hanya habis digunakan untuk membayar bunga riba yang tidak pernah habisnya. Ini mengakibatkan kesenjangan sosial antara yang kaya dengan yang miskin. (more…)

Dibalik Cemilan Yang Menggiurkan

Di balik tampilan makanan ringan yang menggiurkan itu justru terdapat berbagai kandungan yang berbahaya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendata dari temuan tahun 2014, sekitar 24 persen jajanan anak di sekolah tidak memenuhi syarat.

Dari persentase tersebut, masalah yang ada didominasi oleh segi kebersihan atau sanitasi yang masih memprihatinkan. Umumnya bahan berbahaya yang digunakan pada jajanan itu adalah formalin, boraks, dan pewarna tekstil seperti rhodamin B dan methanyl yellow.

Jenis makanan, termasuk es batu, sirup berwarna, agar-agar, dan bakso dikategorikan sebagai empat makanan yang mendominasi jajanan sekolah yang tidak memenuhi syarat. Namun, penyalahgunaan bahan berbahaya pada makanan jajanan tersebut menurun dari tahun ke tahun. Makanan yang mengandung berbahaya ialah sebesar 2-3 persen dari persentase makanan yang tidak memenuhi syarat. (more…)

Banyak orang lemah iman sengaja bergaul dengan sebagian orang fasik dan ahli maksiat, bahkan mungkin bergaul pula dengan sebagian orang yang menghina syariat Islam. Tidak diragukan lagi, perbuatan semacam itu adalah haram dan membuat cacat akidah. Allah Ta’ala berfirman, “Dan apabila kamu melihat orang yang memperolok-olok ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).” (QS. Al-An’am: 68) (more…)

Cara Lain Menjaga Kesehatan Mata

Ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan mata dari papara gadget. Selain mengonsumsi makanan yang sehat, cara-cara ini juga sangat dianjurkan oleh sebagian dokter mata, seperti:

Banyak berkedip

Biasakan untuk berkedip. Saat tidak ada ketegangan, mata akan berkedip secara otomatis setidaknya 10-12 kali per menit. Orang yang menderita masalah penglihatan biasanya cenderung jarang berkedip. Sehingga, mata tegang, kering, lelah. Lakukan aturan berkedip serba 20 untuk mata. Yaitu setiap 20 menit, pengguna gadget harus berhenti dan melihat objek lain sejauh 20 kaki. Lalu, mengedipkan mata 20 kali. Cara ini efektif mencegah mata lelah.

Kurangi cahaya menyilaukan

Ubahlah cahaya yang ada di sekitar untuk mengurangi pantulan cahaya yang menyilaukan yang datang dari layar computer. Jika bekerja di dekat jendela, aturlah letak layar monitor untuk mengurangi pantulan cahaya dari layar monitor. Meredupkan cahaya ruangan dapat membantu mengurangi pantulan cahaya dari layar monitor. (more…)