Larangan bersahabat dengan ahli maksiat

Posted: April 1, 2016 in Akhlak
Tags:

Banyak orang lemah iman sengaja bergaul dengan sebagian orang fasik dan ahli maksiat, bahkan mungkin bergaul pula dengan sebagian orang yang menghina syariat Islam. Tidak diragukan lagi, perbuatan semacam itu adalah haram dan membuat cacat akidah. Allah Ta’ala berfirman, “Dan apabila kamu melihat orang yang memperolok-olok ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).” (QS. Al-An’am: 68)

Karenanya, jika keadaan mereka sebagaimana yang disebutkan oleh ayat di muka, betapa pun hubungan kekerabatan, keramahan, dan manisnya mulut mereka, kita dilarang duduk bersama mereka. Kecuali bagi orang yang ingin berdakwah kepada mereka, membantah kebatilan atau mengingkari mereka, maka hal itu dibolehkan. Adapun bila hanya dia, atau malah rela dengan keadaan mereka, maka hukumnya haram.

Allah Ta’ala berfirman, “Jika sekiranya kamu ridha kepada mereka maka sesungguhnya Allah tidak ridha kepada orang-orang fasik itu.” (QS. At-Taubah: 96)

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid, Dosa-Dosa yang Dianggap Biasa. Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah: Deli Serdang

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s