Archive for September 15, 2016

Kandungan Berbahaya Dalam Jajanan Anak

Formalin

Formalin biasanya didapati pada ikan asin, tahu, daging segar, dan mie basah. Tahu berformalin tidak mudah hancur, dan mie basah tidak lengket, mengilat, dan berbau khas formalin. Bahan kimia ini berbahaya jika terhirup, terkena kulit dan tertelan. Makanan berformalin tahan hingga berminggu-minggu. Formalin dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, reaksi alergi, dan luka bakar pada kulit, rasa terbakar pada mulut, mual, muntah, hingga kejang dan koma. Bahan ini dapat merusak hati, jantung, otak, ginjal, dan saraf, bahkan berpotensi mengaktifkan sel kanker. (more…)

Kabut Mata Meroket di Indonesia

Kebanyakan penderitanya di daerah pesisir pantai karena mereka tidak melindungi mata dari sinar ultraviolet.

Saat ini, mungkin belum banyak orang yang mengetahui secara mendalam mengenai penyakit mata katarak. Sebagian orang banyak yang berpendapat bahwa penyakit ini identic dengan penyakit orang lanjut usia.

Padahal, faktanya penyakit gangguan penglihatan ini juga dapat menyerang orang yang lebih muda, bahkan bayi sekalipun. Lebih disayangkan lagi, ternyata menurut data dari WHO, Indonesia menjadi negara dengan kasus penderita katarak tertinggi di Asia.

Bahkan, Indonesia menempati posisi kedua jumlah penderita katarak sedunia, hampir setara dengan negara miskin Ethiopia yang menempati posisi pertama dengan jumlah penderita katarak terbanyak. (more…)

Haid Tidak Lancar, Bagaimana Hukumnya?

Sebagian wanita ada yang mengalami siklus haid tidak teratur. Disebabkan kondisi tubuh yang tidak stabil atau sakit, wanita bisa saja dalam beberapa bulan tidak haid. Misalkan, setelah melahirkan yang mungkin saja haid baru datang setelah enam bulan. Ada pula yang mengalami masa haid yang sudah berhenti, namun selang beberapa hari darah tersebut keluar lagi. Padahal, masih dalam satu fase haid dan pada bulan yang sama. Dalam kondisi tersebut, bagaimana solat mereka?

Wabuta yang mempunyai siklus haid teratur diistilahkan dengan mu’tadah. Walau setiap wanita berbeda-beda masa haidnya, masa siklus haidnya tetap sama. Misalnya, setiap masa haid ia mengalami haid selama enam hari, tujuh hari, dan seterusnya. Cara menyimpulkannya dengan mengalkulasikannya selama tiga kali haid. Jika lamanya haid selalu stabil dan teratur, ia tergolong pada wanita mu’tadah. (more…)