Pembahasan Mengenai Jenis-Jenis Najis

Posted: May 16, 2017 in Kaidah
Tags: , , , , ,

Adapun pengertian najis dalam ajaran Islam yaitu kotoran yang bagi setiap muslim wajib menyucikan diri dan menyucikan apa saja yang dikenainya. Najis harus dibersihkan karena ia adalah sumber segala penyakit.

Najis terdiri dari:

Bangkai
Bangkai ialah binatang yang mati secara begitu saja, artinya mati tanpa disembelih menurut ketentuan agama, termasuk apa yang dipotong dari binatang hidup.
Bangkai ini harus dibersihkan sehingga tidak meninggalkan bekas, misalnya dikuburkan, karena bangkai mengandung darah dalam tubuhnya yang cepat busuk yang dapat menjadi tempat timbulnya penyakit dan penularannya.

Darah
Baik darah yang mengalir atau tertumpah, misalnya yang mengalir dari binatang yang disembelih ataupun darah haid dan nifas. Darah ini harus dibersihkan hingga tidak berbekas dan tidak berbau, sebab di dalam darah itu mungkin ada berbagai bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu.

Daging Babi
Daging babi tidak boleh dimakan dan bila menyentuhnya harus dibersihkan.

Muntahan
Muntahan adalah kotoran yang keluar dari mulut manusia. Muntah ini harus dibersihkan karena didalamnya mengandung bakteri yang membahayakan, disamping tidak sedap baunya.

Air Kencing
Air kencing atau urin, yaitu air yang keluar dari kelamin laki-laki atau perempuan. Ini kencing ini harus dibersihkan hingga hilang zatnya, warna, dan baunya.

Kotoran manusia
Kotoran manusia atau tinja adalah kotoran berupa zat padat yang keluar dari dubur. Kotoran manusia ini harus dikubur hingga tidak tampak zatnya dan tidak tercium baunya serta tidak mengganggu pemandangan.

Wadi
Wadi yaitu air putih kental yang keluar dari kubul mengiringi air kencing.

Madzi
Yaitu air putih bergetah yang keluar sewaktu-waktu mengingat senggama atau ketika bercumbu antara laki-laki dan perempuan.

Anjing
Anjing adalah najis, khususnya air liurnya dan wajib mencuci segala apa yang dijilatnya sebanyak tujuh kali. Awalnya dengan tanah, kemudian air bersih yang suci menyucikan.

Sumber:
Air, Kebersihan, Dan Kesehatan Lingkungan Menurut Ajaran Islam, Majelis Ulama Indonesia: 1995

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s