Tumbuhan: Makhluk Yang Bisa Membuat Makanan Sendiri

Untuk kelangsungan hidupnya di planet bumi, manusia dan hewat sangat tergantung dari adanya tumbuhan. Walaupun tidak seperti manusia dan hewan, yang fisiknya dapat bergerak bebas, namun tumbuhan telah dianugerahkan Allah kelebihan lain. Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk di planet bumi yang dapat membuat makanannya sendiri. Manusia, hewan dan makhluk lain di muka bumi ini, sama sekali tidak bisa membuat makanan sendiri.

Apa kelebihan tumbuhan sehingga menjadi sumber utama penyedia makanan bagi makhluk lain? Ternyata kelebihannya dalam peranan selnya. Berbeda dengan sel pada manusia dan binatang, sel pada tumbuhan dapat memanfaatkan secara langsung energi sinar matahari dan mengubahnya menjadi energy kimia. Selanjutnya energy kimia ini disimpan dalam bentuk nutrient, suatu bentuk yang sangat khusus. Proses demikian ini dinamakan fotosintesis. Proses fotosintesis terjadi di pabrik hijau tumbuhan yaitu di sel tumbuhan atau zat hijau daun (klorofil) yang dengan bantuan sinar matahari maka akan dihasilkan karbohidrat (C6HI2O6) dan oksigen (O2). Karbohidrat yang dihasilkan dari proses ini selanjutnya digunakan oleh tumbuhan untuk membentuk tepung, lemak, dan protein yang selanjutnya tumbuhan ini sumber bahan makanan bagi manusia dan hewan.

Untuk terjadinya proses fotosintesis, tumbuhan memerlukan air. Kedua makhluk ini (air dan tumbuhan) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan demikian, tidak ada akan ada tumbuhan bila tidak ada air. Allah menjelaskan hubungan yang terkait dengan makanan ini, yaitu antara air, tumbuhan dan kehadiran makhluk hidup sebagaimana firman-Nya, “Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma. Kebun-kebun yang lebat dan buah-buahan serta rumput-rumputan untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.” (QS. Abasa: 24-32)

Dari ayat itu tersirat pula bahwa Allah menginginkan agar manusia sebagai khalifah di muka bumi  memperoleh buah-buahan atau hasil tanaman lain dengan bercocok tanam.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s