Archive for the ‘Akhlak’ Category

Rasulullah Sosok Panutan Keluarga

Sebagai pemimpin agama dan umat, Rasulullah sangat perhatian ke keluarga.

Sebelum bicara terlalu jauh dalam konsep berbangsa dan bernegara, kesuksesan sebenarnya diawali dari keluarga. Inilah basis keberhasilan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam memimpin umat yang dimulai dari keberhasilan dalam keluarga.

Rasulullah bersabda, “Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik pada keluargaku di antara kalian.” (HR. Tirmidzi)

Dalam hadis di atas, tergambar bagaimana Islam sangat memuliakan keluarga. Kendati Rasulullah seorang kepala negara, panglima perang, dan pemimpin umat, beliau tetap bisa menjadi suami dan ayah terbaik bagi sembilan rumah tangganya. (more…)

Tawakal Pembuka Pintu Rezeki

Ada salah persepsi kala kita mendengar kata tawakal. Tawakal kadang identic dengan menyerahkan segala sesuatunya tanpa adanya usaha sedikit pun.

Padahal tawakal adalah sesuatu yang proses awalnya dimulai dengan sebuah ikhtiar. Tak sebatas ikhtiar biasa, namun sebenar-benarnya ikhtiar. Jika tawakal telah melalui proses yang benar, maka tawakal akan memiliki fadilah sebagai sebab turunnya rezeki.

Para ulama telah menjelaskan makna tawakal secara jelas. Di antaranya Imam Al-Ghazali. Ia berkata, “Tawakal adalah penyandaran hati hanya kepada wakil (yang ditawakali) semata.”

Berkomentar tentang tawakal, Al-Mulla Ali Al-Qari berkata, “Hendaklah kalian ketahui secara yakin bahwa tidak ada yang berbuat dalam alam ini kecual Allah, dan bahwa setiap yang ada, baik makhluk maupun rezeki, pemberian atau pelarangan, bahaya dan manfaat, kemiskinan atau kekayaan, sakit atau sehat, hidup atau mati dan segala hal yang disebut sebagai sesuatu yang maujud (ada), semuanya itu adalah dari Allah.” (more…)

Membuat Hidup Lebih Bermakna

Menjadi perempuan yang cantik luar dalam termasuk gampang-gampang susah. Akan menjadi sulit bila perempuan menganggap sulit, namun bisa juga tidak.

Pada dasarnya, kecantikan luar dan dalam selalu dimulai dari dalam diri seorang perempuan. Kepribadian setiap orang tentunya harus orisinil, tidak dibuat-buat. Orang akan tampak memesona ketika berpikir positif, memandang hidup dengan penuh makna, mampu mengelola emosi, selalu memerlukan wawasan, dan selalu merasa dirinya bermanfaat untuk orang lain.

Sikap demikian akan membantuk aura dan karisma positif terhadap sosok seseorang. Setelah terbangun kecantikan dari dalam diri secara natural, kecantikan dari segi fisik akan mengikuti. Senyumnya akan terasa hangat sehingga membuat orang sekitar senang berteman dengannya. Sementara itu, kecantikan fisik akan lebih terlihat apabila perempuan merawat tubuhnya serta memerhatikan kebersihan dan kerapian penampilannya. (more…)

– Muslim ideal hendaknya melakukan jual beli dengan memenuhi syarat dan rukunnya sehingga jual beli menjadi sah menurut hukum Allah, “Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al-Baqarah: 275)

– Senantiasa berusaha memenuhi semua akad, perjanjian, dan kesepakatan jual-beli, “Wahai orang-orang beriman, penuhilah akad-akad itu.” (QS. Al-Maidah: 1)

– Menguatkan bukti-bukti penjualan atau pembelian dengan nota atau tulisan, apalagi jika jual-beli tidak secara tunai.

– Bersikap ramah dan tidak berbelit-belit pada saat berjual beli. (more…)

Berikut ini beberapa perbuatan yang dapat merusak amal:

Riya, yaitu beramal dengan maksud ingin dipuji, beramal karena manusia.

Tasymi’, yaitu melaporkan atau menunjukkan apa-apa yang diamalkannya kepada orang lain.

Ujub, yaitu mengagumi dirinya sendiri karena merasa bisa beramal.

Takabur, yaitu beramal dengan meremehkan dan merendahkan orang lain. (more…)

Pribadi muslim ideal hendaknya selalu ingat bahwa kehidupan dunia ini dijadikan indah dalam pandangan manusia.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap apa yang diinginkan, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta kekayaan yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14)

Hendaknya selalu diingat bahwa kehidupan dunia ini adalah kesenangan yang menipu.

“Ketahuilah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan dan tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid: 20) (more…)

– Dilarang makan dan minum menggunakan peralatan emas dan perak atau peralatan yang dilapisi dengan emas dan perak.

– Harus mencuci kedua tangan sebelum dan sesudah makan.

– Membaca bismillah sebelum makan dan minum.

– Makan dan minum menggunakan tangan kanan. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah kalian makan dengan tangan kirimu karena sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim) (more…)