Sudah merupakan ketentuan Ilahi, semua ibadah dalam Islam menyimpan berbagai hikmah yang mulia. Hikmah itu ada yang bersifat lahir, bisa diketahui setiap mukmin, dan ada pula yang tersembunyi, hanya diketahui oleh orang-orang alim yang mendalam ilmunya.

Haji termasuk ibadah yang hikmahnya bisa dilihat secara kasat mata, seperti pengorbanan dengan harta dan jiwa, kepedulian pada sesame, dan lain sebagainya. Selain itu, haji pun memiliki banyak hikmah yang sulit kita indra.

Haji mabrur atau diterima oleh Allah Ta’ala adalah haji yang dilaksanakan secara sempurna dengan memenuhi semua syarat, wajib, dan rukunnya. “Barangsiapa yang melakukan ibadah haji karena Allah kemudian tidak berkata kotor dan tidak melakukan perbuatan fasik atau durhaka, ia akan pulang tanpa dosa sebagaimana ketika ia dilahirkan ibunya. (Muttafaq Alaih) Read the rest of this entry »

Advertisements

Ibadah kurban hukumnya Sunnah muakad (sangat dianjurkan) bagi orang yang mampu secara materi. Ini seperti dijelaskan oleh Rasulullah, “Barangsiapa memiliki kelapangan materi, lalu ia tidak berkurban, maka janganlah ia datang ke tempat shalat kami.” (HR. Ahmad)

Perintah melaksanakan ibadah kurban mempunyai beberapa makna penting.

Pertama, ibadah kurban merupakan usaha muslim mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Untuk mau dan dapat bekurban perlu melakukan perjuangan, terutama mengendalikan hawa nafsu dan egoisme diri. Egoisme diri cenderung membuat orang lupa kepada Allah Ta’ala dan mengabaikan ajaran agama. Read the rest of this entry »

Momentum Ramadhan

Posted: August 9, 2017 in Uncategorized

Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna. Namun, mengapa bukan malaikat? Malaikat adalah makhluk Allah yang terbuat dari cahaya. Ia selalu taat dan patuh pada perintah Allah. Tidak pernah ia membangkang kepada-Nya. Jika diperintah bersujud, maka malaikat selama hidupnya akan selalu bersujud kepada-Nya. Dalam diri malaikat, Allah tidak menciptakan nafsu, sehingga tidak ada dalam dirinya dorongan untuk berbuat jahat. Hal ini yang membedakan antara manusia dengan malaikat. Manusia diciptakan dalam dirinya nafsu. Nafsu tersebut dapat mendorong manusia kepada kebaikan maupun keburukan. Pada dasarnya, nafsu selalu mengajak manusia pada keburukan. Read the rest of this entry »

Adapun pengertian najis dalam ajaran Islam yaitu kotoran yang bagi setiap muslim wajib menyucikan diri dan menyucikan apa saja yang dikenainya. Najis harus dibersihkan karena ia adalah sumber segala penyakit.

Najis terdiri dari: Read the rest of this entry »

Menjaga Kebersihan Air

Posted: April 30, 2017 in Sains

Air merupakan tempat berkembang bagi beberapa serangga yang merupakan penularan penyakit. Air yang merupakan salah satu unsur alam yang harus ada di dalam lingkungan manusia akan menjadi media yang baik bagi serangga untuk berkembang biak. Beberapa penyakit yang disebarkan oleh serangga antara lain: malaria, yellow fever, dengue, trypanosomiasis,. Nyamuk Aedes Agypti yang merupakan penular penyakit demam berdarah berkembang biak dengan mudah bila dilingkuangan tersebut terdapat air. Read the rest of this entry »

Jenis-Jenis Air

Posted: April 16, 2017 in Sains
Tags: , , , ,

Air bersih adalah air yang memenuhi syarat-syarat syar’I dan kesehaan. Syarat-syarat syar’I adalah air yang suci dan menyucikan yang tidak berubah warna dan rasanya serta tidak berbau. Sedangkan air bersih  menurut syarat-syarat kesehatan secara garis besar adalah air yang tidak berwarna (bening dan tembus pandang), tidak berubah rasanya dan tidak berubah baunya, serta tidak mengandung zat-zat dan kuman yang mengganggu kesehatan. Read the rest of this entry »

Nabi Muhammad S.A.W. terlahir di Jazirah Arab. Jika menelisik pada peta dunia modern, maka letaknya tepat di Arab Saudi. Ketika Islam turun ditanah Arab, maka secara otomatis Islam disampaikan oleh nabi yang berbangsa Arab dan berbicara dengan menggunakan bahasa Arab, serta objek dakwahnya ketika itu pun orang-orang Arab.

Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab dan disampaikan melalui lisannya orang Arab. Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur, tidak turun sekejap 6000-an ayat, agar umat Islam saat itu bisa mudah mempelajari dan menghapal Al-Quran. Ketika Abu Bakar menjadi khalifah, maka dimulai upaya pembukuan Al-Quran. Oleh karena Al-Quran berbahasa Arab, maka dalam pembukuannya pun secara otomatis menggunakan aksara Arab. Kalau kita sering menemukan buku yang menuliskan Al-Quran dalam aksara latin, maka keakuratan lafaznya tidak mendekati 100%. Jika pelafazan Al-Quran tidak akurat, maka arti dan maknanya pun menjadi tidak akurat. Read the rest of this entry »