Posts Tagged ‘anxiety’

Jika direnungi, surat Annas adalah obat bagi orang-orang yang mengalami kegelisahan hidup. Kegelisahan datang dari rasa was-was yang masuk ke dalam hati manusia. Munculnya was-was disebabkan adanya kebimbangan atau ketidakpastian di masa yang akan datang.

Banyak dari manusia modern mengalami kegelisahan dalam hidupnya. Kegelisahan itu dapat berupa ketakutan harta, karir, relasi, maupun pendidikan. Ketidakmampuan manusia memprediksi masa depan menyebabkan kegelisahan seringkali muncul dalam hatinya. (more…)

Manusia modern dikenal dengan sosok ambisius dalam mengejar uang, property, jabatan, karir. Mereka cenderung menghabiskan kebanyakan waktunya untuk meraih hal-hal yang bersifat materi. Akibat ambisi yang berlebihan terhadap materi tersebut, manusia modern menjadi lupa untuk memenuhi kebutuhannya yang bersifat non materi pada dirinya. Maka tak heran jika banyak manusia modern yang mengalami stress, kecemasan, dan keputusasaan. Tak sedikit dari manusia modern yang memutuskan untuk bunuh diri akibat tekanan hidup yang begitu berat dan datang bertubi-tubi. Padahal jika secara lahiriah, mereka yang memutuskan bunuh diri itu memiliki harta yang berlimpah, memiliki popularitas, dan sehat fisiknya.

Jika melihat fenomena gangguan jiwa dan bunuh diri yang kian marak tersebut, manusia modern harus lebih perhatian lagi pada kebutuhan rohaninya. Sebab kenyataannya, kekayaan yang melimpah, popularitas, jabatan yang tinggi, tidak menjamin kehidupan mereka menjadi bahagia. (more…)

Sesungguhnya rasa takut memiliki kedudukan yang tinggi, dan bermanfaat bagi hati. Takut yang dimaksud adalah rasa takut kepada Allah. Perasaan takut kepada Allah merupakan suatu hal yang wajib ada pada diri setiap orang. Allah berfirman, “…karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. Ali Imran; 175).

Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala berfirman, “Dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).” (QS. Al-Baqarah: 40). Dalam surat Al-Maidah, Allah memerintahkan kita agar jangan takut kepada manusia, “Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku.” (QS. Al-Maidah: 44).

Abu Hafsh berkata, “Khauf adalah cemeti Allah yang digunakan untuk meluruskan orang-orang yang lari keluar dari pintu-Nya.” Rasa takut merupakan pembimbing hati manusia agar selalu berada di atas jalan yang lurus. Bila rasa takut telah hilang dari hati seseorang maka ditakutkan mereka akan tersesat. Hal ini sebagaimana perkataan Dzun Nun, “Manusia akan senantiasa diatas jalan yang lurus selama mereka masih tetap memiliki rasa takut. Bila rasa takut telah hilang, maka jalan mereka akan menjadi sesat.” (more…)