Posts Tagged ‘Bid’ah’

  1. Hasad

Artinya membenci datangnya nikmat Allah kepada seorang hamba. Dia adalah ketidaksenangan seseorang terhadap nikmat yang Allah berikan kepada orang lain. Maka ini adalah hasad, baik dia mengharap hilangnya nikmat itu atau tetap ada, akan tetapi dia membenci hal itu. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dia berkata, “Hasad adalah kebencian seseorang atas nikmat yang Allah berikan kepada orang lain.”

Setiap jiwa tidak pernah luput dari sifat hasad ini, yakni terkadang dia mendesak kedalam jiwa, tetapi dijelaskan dalam suatu hadits: “Jika engkau hasad maka janganlah engkau zhalim dan jika engkau berprasangka maka janganlah engkau menyelidiki.” Artinya, seorang manusia apabila dia merasakan ada hasad didalam hatinya kepada orang lain maka wajib baginya untuk tidak berbuat zhalim kepada orang itu, baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. (more…)

Adakah Bid’ah Hasanah?

Posted: May 14, 2014 in Kaidah
Tags: , ,

Allah Ta’ala berfirman, “Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhoi Islam itu menjadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah: 3)

Telah berkata Imam Malik rahimahullah, “Barangsiapa yang mengada-adakan di dalam Islam suatu kebid’ahan yang ia melihatnya sebagai suatu kebaikan, maka ia telah menuduh bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menghianati risalah, karena Allah Ta’ala telah berfirman (yang artinya), ‘Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhoi Islam menjadi agama bagimu.’ Maka sesungguhnya yang tidak menjadi agama pada hari itu, tidak menjadi agama pula pada hari ini.” (more…)

Bid’ah

Posted: January 7, 2014 in Kaidah
Tags: , , , ,

Allah Ta’ala berfirman, “Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagimu agamamu.” (QS. Al-Maidah: 3)

Di dalam ayat yang mulia ini, Allah menegaskan bahwa agama Islam merupakan agama yang sempurna dan lengkap. Oleh karena itu, agama ini tidak memerlukan sedikit pun tambahan ataupun pengurangan, apapun bentuknya. Imam Malik memperingatkan bahaya bagi seseorang yang membuat-buat ajaran baru dalam agama (bid’ah). Beliau rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang membuat bid’ah di dalam Islam yang mana ia menganggap sebagai bid’ah hasanah (bid’ah yang baik red─), maka sesungguhnya ia telah menuduh Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah berkhianat di dalam (menyampaikan) risalah, karena sesungguhnya Allah telah berfirman, ‘Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagimu agamamu.’ Maka apa-apa yang tidak menjadi agama pada hari itu, niscaya tidak akan menjadi agama pada hari ini.” (Al-I’tisham, Imam Asy Syathibi juz I hal. 49 di dalam Risalah Bid’ah, bin Amir Abdat) (more…)