Posts Tagged ‘Ilmu Agama’

Kebangkitan Islam, apapun bentuknya, jika tidak berdiri diatas landasan ilmu syar’i yang benar dan bersumber dari Al Qur’an, Sunnah dan manhaj salafush shalih, maka akan berakibat kehancuran dan kemusnahan. Karena hati yang dibangun tanpa ilmu syar’i laksana bulu diterpa angin. Terkadang digerakkan kekanan oleh perasaan hati yang kering dari ilmu syar’i dan terkadang condong kekiri oleh semangat membabi buta. Akibatnya kebangkitan seperti ini berakhir dalam keruntuhan dalam waktu yang singkat. Berbeda dengan semua itu, apabila seorang pemuda dibina menuntut ilmu syar’i yang sesuai dengan dalil-dalil syar’i dan fenomena alam Rabbani, lalu mengamalkan isinya dan berpegang teguh dengannya, maka kebangkitan seperti ini akan tumbuh sedikit demi sedikit.

Kebangkitan kaum Muslimin harus diawali dengan memacu motivasi mereka untuk kembali mempelajari Islam secara benar sesuai dengan pemahaman salafush shaleh. Sebab dengan motivasi yang tinggi akan menghidupkan jiwa yang tertidur, melenyapkan kemalasan dan mendorong seseorang untuk mewujudkan mimpi-mimpi menjadi kenyataan. Tanpa motivasi, seseorang hanya diliputi kemalasan dan angan-angan tanpa ada semangat untuk bercita-cita, berkarya dan melakukan inovasi. Motivasilah yang membangkitkan keinginan para ulama untuk menempuh perjalanan yang jauh dan menjadikan mereka istiqomah walapun mereka harus mengarungi luasnya padang pasir hingga melepuh disengat teriknya matahari hanya demi sebuah hadits. (more…)

– Niat yang ikhlas

Dengan cara meniatkan mencari ilmu untuk mendapatkan wajah Allah dan negeri akhirat. Apabila seseorang berniat mencari ilmu syar’I untuk memperoleh ijazah agar dengan ijazah itu dia endapatkan kedudukan dan penghasilan, maka tentang hal ini Rasulullah telah bersabda, artinya: “Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya ditujukan untuk mengharap wajah Allah Ta’ala, lalu tidaklah dia mempelajarinya melainkan untuk mencari keuntungan dunia, maka dia tidak akan mencium aroma surga.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dll.) (more…)

Ilmu

Posted: January 7, 2014 in Kaidah
Tags: , , ,

Secara bahasa, al’ilmu adalah lawan dari al jahl (kebodohan), yaitu mengetahui sesuatu sesuai denagn keadaan yang sebenarnya dengan pengetahuan yang pasti.

Secara istilah dijelaskan oleh sebagian ulama bahwa ilmu adalah ma’rifah (pengetahuan) sebagai lawan  dari al jahl (ketidaktahuan). Menurut ulama lainnya, ilmu itu lebih jelas dari apa yang diketahui.

Adapun yang kita maksud adalah ilmu syar’I, -artinya- ilmu yang diturunkan oleh Allah kepada RasulNya berupa leterangan dan petunjuk. Maka ilmu yang didalamnya terkandung pujian dan sanjungan adalah ilmu wahyu, yaitu ilmu yang diturunkan oleh Allah saja. Nabi shalallahu’alaihi wa sallam bersabda, artinya: “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Dia akan menjadikannya paham tentang agamanya.” (HR. Bukhari). (more…)