Posts Tagged ‘Kain Tenun’

Petunjuk Nabi Dalam Mengobati Jerawat

Ibnu As-Suni menyebutkan dalam kitabnya riwayat dari salah seorang isteri Nabi yang menceritakan, “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menemuiku, saat itu di jariku tumbuh semacam jerawat. Beliau bertanya, ‘Engkau punya minyak wangi dzarirah?’ Aku menjawab, ‘Punya.’ Beliau berkata, ‘Bubuhkan di jerawatmu itu, lalu ucapkan doa, ‘Ya Allah yang mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, kecilkanlah jerawat yang ada pada hamba.’” (more…)

Advertisements

Ibadah kurban hukumnya Sunnah muakad (sangat dianjurkan) bagi orang yang mampu secara materi. Ini seperti dijelaskan oleh Rasulullah, “Barangsiapa memiliki kelapangan materi, lalu ia tidak berkurban, maka janganlah ia datang ke tempat shalat kami.” (HR. Ahmad)

Perintah melaksanakan ibadah kurban mempunyai beberapa makna penting.

Pertama, ibadah kurban merupakan usaha muslim mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Untuk mau dan dapat bekurban perlu melakukan perjuangan, terutama mengendalikan hawa nafsu dan egoisme diri. Egoisme diri cenderung membuat orang lupa kepada Allah Ta’ala dan mengabaikan ajaran agama. (more…)

Belajar Aksara Lampung

Belajar Aksara Lampung

Seperti halnya suku-suku lain di Indonesia, Lampung memiliki abjad/aksara sendiri yang dikenal dengan aksara Lampung. Aksara Lampung yang disebut dengan Had Lampung adalah bentuk tulisan yang memiliki hubungan dengan Aksara Pallawa dari India Selatan. Macam tulisannya fonetik berjenis suku kata yang merupakan huruf hidup seperti dalam huruf Arab, dengan menggunakan tanda-tanda fathah pada baris atas dan tanda kasrah pada baris bawah, tetapi tidak menggunakan tanda dammah pada baris depan, melainkan menggunakan tanda dibelakang, dimana masing-masing tanda mempunyai nama tersendiri.

Had Lampung dipengaruhi dua unsur, yaitu Aksara Pallawa dan Huruf Arab. Had Lampung memiliki bentuk kekerabatan dengan Aksara Rencong, Aksara Rejang Bengkulu, Aksara Sunda, dan Aksara Lontara. Had Lampung terdiri dari huruf induk, anak huruf, anak huruf ganda, dan gugus konsonan, juga terdapat lambing, angka, dan tanda baca. Had Lampung disebut dengan istilah Kaganga, ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan dengan huruf induk berjumlah dua puluh buah. (more…)

– Niat yang ikhlas

Dengan cara meniatkan mencari ilmu untuk mendapatkan wajah Allah dan negeri akhirat. Apabila seseorang berniat mencari ilmu syar’I untuk memperoleh ijazah agar dengan ijazah itu dia endapatkan kedudukan dan penghasilan, maka tentang hal ini Rasulullah telah bersabda, artinya: “Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya ditujukan untuk mengharap wajah Allah Ta’ala, lalu tidaklah dia mempelajarinya melainkan untuk mencari keuntungan dunia, maka dia tidak akan mencium aroma surga.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dll.) (more…)

Pertama, hari Jum’at adalah hari yang paling utama di sisi Allah. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Tidaklah matahari terbit dan terbenam pada hari yang lebih afdhal daripada hari Jum’at.” (HR. Ahmad)

Kedua, Allah telah menetapkan beberapa perkara besar pada hari Jum’at. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari Jum’at. Oada hari itu Allah menciptakan Adam, pada hari itu Allah memasukkannya ke dalam surga, pada hari itu Allah mengeluarkan Adam darinya, pada hari itu Adam diterima taubatnya, pada hari itu Adam mati, dan pada hari itu pula akan terjadi kiamat. Tidak ada satu pun hewan melata melainkan menyimak pada hari Jum’at hingga terbit matahari karena takut terhadap hari kiamat, kecuali bani Adam. Pada hari Jum’at terdapat satu saat yang tidaklah seorang mukmin menepatinya dalam keadaan berdiri mengerjakan shalat, lalu ia memohon sesuatu kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya. (HR. Muslim) (more…)

Kain Tenun Khas Lampung

Kain Tenun Khas Lampung

Songket berasal dari kata sungkit dalam bahasa Melayu dan bahasa Indonesia, artinya “mengait” atau “mencungkil”. Songket tergolong tenunan brokat yang ditenun dengan tangan dan motifnya dihias benang emas dan perak.

Songket adalah kain tenun mewah yang digunakan saat perayaan agama, pernikahan, maupun upacara adat. Termasuk kain tenunan khas Melayu dan Minangkabau di Indonesia, Malaysia, serta Brunei.

Motif kain Songket pada umumnya diambil dari lingkungan alam sekitar penenun. Oleh karena sebagian penenun berasal dari desa, maka suasana pedesaan begitu kental ada pada motif songket, seperti motif alam dan binatang ternak. (more…)

Tapis Motif Asmaul Husna

Tapis Motif Asmaul Husna

Lampung bertapis indah, Lampung bertapis helau, adalah hasil kerajinan tradisional khas masyarakat Lampung. Kain tenun ini umumnya dipakai saat acara resepsi pernikahan atau acara adat.

Pembuatan tapis masih mempertahankan metode tradisional dan penyulamannya mengandalkan proses pembuatan dengan hasil tangan. Ketrampilan dan kehalusan dalam menenun tapis pada tempo dulu sangat menggambar karakter sang penyulam. Hasil sulam yang halus dapat dimaknai sebagai kehalusan budi penyulam. Jadi cerminan pribadi penyulam tampak dalam hasil karya tapisnya.

Motif yang paling umum berupa garis zig-zag atau piramida sebagai motif utamanya. Motif tersebut ada di tengah kain dan biasanya mengaplikasikan motif stitch atau motif  yang rumit dan bervariasi. Ada banyak jenis pilihan motif untuk sulaman tapis, baik berupa flora atau fauna. Beberapa diantaranya adalah motif naga, gajah, hewan tunggangan, perahu, sulur bunga, dan lainnya. (more…)