Posts Tagged ‘privat area’

Setiap individu memerlukan area personal atau pribadi. Kebutuhan itu tetap ada meski sudah terikat pernikahan. Area pribadi ini, di antaranya masalah pekerjaan, hobi, kehidupan sosial, termasuk gadget dan dompet.

Ibaratnya, ada dua lingkaran yang mewakili laki-laki dan perempuan. Seperti diagram Venn, ketika menikah, ada bagian dari lingkaran tersebut yang menyatu. Di luar area yang menyatu itu, area pribadi.

Agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan harmonis, suami-istri perlu memiliki kesepakatan bersama mengenai mana yang masuk ke dalam area pribadi dan bukan. Setelah kesepakatan tercapai, kedua belah pihak harus dapat menghargai privasi tersebut.

Suami-istri tak boleh lupa untuk memberikan hak pasangannya. Hak tersebut berupa waktu dan sebagian dari dirinya untuk pasangan mereka. Dengan begitu, hubungan rumah tangga dapat berjalan dengan lebih baik. (more…)