Posts Tagged ‘Tauhid’

Dosa yang paling besar adalah syirik kepada Allah Ta’ala. Syirik dibagi menjadi dua macam.

Pertama, menjadikan selain Allah sekutu atau menyembah selain Allah baik berbentuk batu, pohon, matahari, bulan, seorang nabi, seorang syaikh, binatang, malaikat, dan lain-lain. Ini adalah syirik akbar sebagaimana disebutkan Allah dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni jika Dia disekutukan, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.” (QS. An-Nisa’: 48).

Dalam firman-Nya yang lain, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya barangsiapa menyekutukan Allah, maka Dia telah mengharamkan baginya surga dan tempat tinggalnya adalah neraka.” (QS. Al-Maidah: 72). (more…)

Tauhid adalah keyakinan seorang hamba bahwa Allah itu Esa serta tiada sekutu bagi-Nya, baik dalam hal rububiyah, uluhiyah, asma’ maupun sifat-Nya. Seorang hamba wajib untuk meyakini dengan sepenuh hati bahwa hanyalah Allah Sang Pemilik atas segala sesuatu. Dialah satu-satunya Pencipta dan Pengatur alam semesta. Hanyalah Allah pula yang berhak untuk disembah, dan setiap sesembahan selain-Nya adalah bathil. Dia memiliki sifat yang sempurna dan suci dari segala aib ataupun kekurangan, serta hanya bagi-Nya asma’ al-husna dan sifat yang tinggi.

PEMBAGIAN TAUHID

– Tauhid dalam Ma’rifat (pengenalan) dan Itsbat (penetapan)

Tauhid ini dinamakan dengan tauhid rububiyah dan tauhid asma’ wa shifat, yaitu menauhidkan Allah dalam asma’ (nama-nama)-Nya, sifat-sifat-Nya, dan af’al (perbuatan-perbuatan)-Nya

Oleh karenanya, seorang hamba berkewajiban untuk meyakini bahwa Allah adalah Tuhan yang menguasai dan mengatur alam semesta ini. Allah pulalah Tuhan yang sempurna dzat, asma’, sifat, dan perbuatan-Nya. (more…)